Kamis, 28 Juni 2018

SHARING ASIK 2



HAI SOBAT IZONE…
Udah lama nih, aku nggak posting apa-apa di blog baru ini. Setelah kosong karena berita duka beberapa hari lalu.Sseorang tokoh pejuang khilafah mantan rocker, ust. Hari Mukti telah dipanggil oleh-Nya. Semoga kita bisa meneruskan perjuangannya dengan baik.
Nah aku sekarang mau posting sesuatu lagi.
Aku mau bahas tentang bully di medsos atau persekusi ataupun hatespeech, ya pokoknya yang begitulah maknanya.
Sekarang ini banyak sekali terjadi persekusi di medsos. Netizen-netizen semakin liar dalam mengungkapkan kebenciannya kepada seseorang melalui akun medsosnya.  Semakin kasar bahasanya dan semakin menyakitkan untuk diterima. Aku pernah baca hatespeechnya haters orang aku follow di instagram. Itu benar-benar kasar dan menyakitkan untuk dibaca. Padahal aku bukan targetnya langsung.
Mungkin ada dari kalian yang baca ini pernah mengalaminya atau bahkan sering. Responnya pasti beda-beda juga. Tergantung emosi masing-masing. Ada yang easy going, ada juga yang gampang darting. Ada yang kreatif dalam menghadapinya ada juga yang malah down dan menutup diri.  Tapi kalian harus tahu kalau kita itu memang bebas dalam menyuarakan apapun. Selama itu baik tentunya. Jangan takut untuk terus bertahan dan coba untuk merespon dengan baik. Atau kalau mau yang lebih sensasional, kalian harus berusaha gimana caranya haters kalian itu berrbalik menjadi fans nomer satu kalian. Bukan nggak mungkin kan?!
Dunia yang kita jalani ini ada  dua segi. Maya dan nyata. Pasti kalian punya akun medsos dan pasti pernah bersosialisasi melalui dunia maya. Jaman sekarang aktivitas remaja lebih banyak di dunia maya. Terbukti karena tidak pernah lepas dari gadjet masing masing. Nah, sebelum kita menjalani sesuatu kita harus tahu resiko dan tujuannya. Kalian pasti punya tujuan pribadi masing-masing ketika aktif di medsos. Baik itu tujuan remeh maupun tujuan penting. Ada yang berselancar di medsos dengan tujuan bisnis, dakwah, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, mencari kenalan baru, mencari popularitas, atau masih banyak lagi tujuan lainnya.
Selain tujuan, kita juga harus tahu resikonya. Kalian tahu  yang bersuara di dunia social media pasti banyak kan. Coba lihat follower kamu, teman-teman kamu. Banyak kan..?!. beda orang pasti beda isi kepalanya. Disamping ada yang suka sama kalian, pasti ada yang membenci. Itu sudah takdir alam, bahwa semua hal pasti ada kebalikannya. Kalian harus siap memiliki haters yang pedas kritikannya, ketika kalian memutuskan untuk menjadi public figure yang menyuarakan sasuatu. Karena memang itulah resikonya. Setiap orang disini beabas menyuarakan isi otaknya. Dan sangat nggak mungkin isi semua orang itu sama, semua mendukung kalian dan setuju sama kalian
Persoalan bully di medsos itu sebenarnya sederhana menurut aku. Sama kayak dunia nyata, diantara banyak orang yang kamu kenal, pasti ada yang nggak suka sama kamu kan. Nggak ada yang nggak punya musuh didunia ini. Rosulullah aja yang baik hatinya super tinggi punya musuh, apalagi kita yang masih sering seenaknya bersikap kepada orang lain. So, santai aja kalau punya haters. Tanggapi dengan baik. Ingat! Jangan pernah sengaja untuk mencari musuh. Jadi kalau punya musuh sikapin dengan baik dan berusahalah agar mereka berbalik mendukung kamu.
Yang menjadi masalah adalah ketika bully ini disertai pencemaran nama baik berupa membuka aib. Apalagi kalau disertai fitnah. Itu masalah besar!. Haters yang seperti itu layak mendapatakan suatu hukuman. Semua orang memang bebas untuk membenci siapapun, tapi tidak boleh mencemarkan siapapun dangan membuka aibnya. Terlebih kalau itu fitnah.
Jaman sekarang orang-orang suka seenaknya dalam  berkata-kata. Perkataan-perkataan jahat mudah sekali disampaikan untuk mengungkapkan kebencian. Tak hanya kata-kata kasar, tapi juga gossip-gosip yang berisi fitnah mudah mereka sebarkan untuk menjatuhkan seseorang yang benci. Ini yang meresahkan!. Harusnya semua orang itu bisa bersikap professional dalam masalah pandangan pribadi. Kebencian tidak boleh diungkapkan berlebihan yang menimbulkan masalah yang fatal.
Ingatlah hukum alam, bahwa segala sesuatu berlaku kebalikan dan apa yang terjadi bisa berbalik. Kalau kita membenci seseorang dengan melakukan sikap yang salah dan cenderung mencemarkan nama orang yang kita benci, bukan tidak mungkin suatu hari nanti kita mendapakan hal yang sama atau mendapatkan balasannya. Jadi jangan sembarangan bersikap walau itu hanya di dunia maya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Program Menulis Setiap Hari

#1 GATAL Mengantuk dan kecapekan adalah kebiasaanku. Padahal aku tahu dan menyadari kalau sebenarnya pekerjaanku itu tidak banyak ...